
SIDRAP — Sebanyak 850 calon jamaah haji reguler dan plus memadati kegiatan manasik haji Akbar 1447 Hijriah yang digelar Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) An-Nur Group di Masjid Agung Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), pada 30–31 Maret 2026.
Kegiatan berskala besar ini secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Sekretariat Kabupaten Sidrap, H. Bahtiar.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya meluruskan niat sebagai pondasi utama dalam menjalankan ibadah haji.
“Fokuskan niat semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT. Itulah kunci utama agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik dan penuh keikhlasan,” ujarnya di hadapan ratusan peserta.
Ia juga mengingatkan para calon jamaah untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan mengikuti manasik. Menurutnya, seluruh materi yang diberikan memiliki peran penting dalam membekali jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Materi-materi yang dibawakan jangan dilewatkan. Perhatikan dengan baik, dan jika ada yang kurang dipahami, jangan ragu untuk bertanya. Ini bagian dari ikhtiar kita agar ibadah nanti berjalan lancar,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bahtiar menyebut manasik haji sebagai ruang yang sangat penting dalam mempersiapkan diri, baik secara teknis maupun mental, sebelum menjalankan ibadah di Mekkah dan Madinah. Selain kesiapan ibadah, ia juga menyoroti pentingnya menjaga kondisi kesehatan sejak dini.
“Yang tidak kalah penting adalah kesehatan. Mari kita pelihara sejak sekarang. Sebab, walaupun kita ingin beribadah secara maksimal, jika kesehatan terganggu, tentu akan menjadi hambatan,” ungkapnya.
Ia pun mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan waktu persiapan ini sebaik mungkin, termasuk menjaga fokus dalam beribadah serta mempersiapkan diri menjelang pemberangkatan.
Tak hanya itu, Bahtiar turut menitipkan pesan khusus kepada para calon jamaah asal Sidrap agar senantiasa menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.
“Tunjukkan bahwa masyarakat Sidrap adalah jamaah yang tertib, santun, dan menjaga akhlak. Jaga nama baik daerah kita di Mekkah,” pesannya.
Di akhir sambutannya, ia mengingatkan pentingnya kesabaran dalam menjalankan ibadah haji, mengingat berbagai tantangan yang mungkin dihadapi selama di Tanah Suci.
Dengan terselenggaranya manasik akbar ini, diharapkan seluruh calon jamaah haji dapat menjalankan ibadah dengan lebih siap, khusyuk, dan penuh kesabaran, sehingga meraih predikat haji yang mabrur.


Tidak ada komentar