
SIDRAP — Sebanyak 105 Calon Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif resmi dilepas dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Masjid Agung Sidrap, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Kamis (14/5/2026).
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru. Para jamaah bersama keluarga memanjatkan doa agar seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar serta memperoleh haji yang mabrur.
Setelah pelepasan, rombongan jamaah diberangkatkan dari Sidrap menuju Makassar. Dari Makassar, jamaah melanjutkan penerbangan ke Jakarta untuk mengikuti program manasik pemantapan yang akan dilaksanakan di Hotel Ibis Jakarta sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, H Muhammad Syahirin, S.Ag, M.A dalam sambutannya menyampaikan bahwa seluruh visa jamaah haji reguler maupun calon jamaah haji khusus melalui PT Annur Maarif telah terbit.
“Alhamdulillah, seluruh visa jamaah haji reguler maupun calon jamaah haji khusus melalui PT Annur Maarif telah terbit. Ini menunjukkan bahwa persiapan keberangkatan berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Muhammad Syahirin juga mengungkapkan bahwa dari 753 jamaah haji cadangan yang telah melunasi biaya haji, diperkirakan hanya sekitar 50 orang yang berpeluang diberangkatkan, tergantung pada ketersediaan kuota dan kursi.
Menurut Muhammad Syahirin, keberangkatan ke Tanah Suci bukan semata-mata ditentukan oleh kemampuan materi.
“Banyak orang yang memiliki rumah, mobil, dan sawah, tetapi belum tentu mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji. Pada akhirnya, yang menentukan adalah panggilan Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tuturnya.
Muhammad Syahirin juga mengingatkan jamaah agar menjaga sikap selama berada di Tanah Suci.
“Jangan terlalu banyak berkomentar, jangan banyak bicara, dan jangan terlalu banyak duduk tanpa kegiatan yang bermanfaat. Kunci utama dalam berhaji adalah kesabaran,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam memilih biro perjalanan haji dan umrah.
“Pastikan memilih penyelenggara yang resmi, memiliki izin, dan terpercaya,” tegasnya.
Muhammad Syahirin menjelaskan biaya program haji khusus saat ini berkisar sekitar Rp280 juta. Karena itu, masyarakat diminta mencermati secara detail fasilitas dan legalitas jika ada pihak yang menawarkan harga yang jauh lebih tinggi.
Asisten I Pemerintah Kabupaten Sidrap, Andi Anis Dahlan, yang turut hadir dalam acara pelepasan, menyampaikan apresiasi kepada PT Annur Maarif atas kontribusinya dalam memberangkatkan jamaah haji khusus dari Kabupaten Sidrap.
Andi Anis Dahlan berharap seluruh jamaah senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Semoga seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan salam perpisahan dari keluarga yang mengantar, mengiringi keberangkatan para tamu Allah menuju Tanah Suci Makkah Al-Mukarramah.


Tidak ada komentar