Bupati Syaharuddin Alrif Gandeng Ulama, Program Sidrap Berkah Diperkuat

Redaksi
1 Apr 2026 03:42
DAERAH 0 1
2 menit membaca

SIDRAP – Upaya memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan masyarakat terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang. Hal ini terlihat saat Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif menggelar pertemuan bersama jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sidrap di Baruga Rumah Jabatan Bupati, Rabu (1/4/2026).

Pertemuan tersebut difokuskan untuk mengoptimalkan pelaksanaan program Sidrap Berkah yang selama ini menjadi salah satu program pembinaan keagamaan di daerah tersebut.

Dalam suasana penuh keakraban, Bupati Syaharuddin Alrif yang didampingi Staf Ahli Bidang Pembinaan Masyarakat, Bachtiar, duduk melingkar bersama para ulama membahas berbagai langkah strategis. Pertemuan tersebut tidak sekadar evaluasi administratif, tetapi juga menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat peran ulama serta menanamkan nilai moral dan spiritual di tengah masyarakat.

Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa program Sidrap Berkah merupakan instrumen penting dalam pembinaan masyarakat agar pembangunan di Kabupaten Sidrap tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan mentalitas masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan ulama menjadi kunci dalam menjaga dan memperkuat fondasi moral generasi mendatang.

“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan di Sidrap tidak hanya soal fisik, tetapi juga mentalitas. Kehadiran para ulama adalah kunci untuk memperkuat fondasi moral generasi kita ke depan,” ujar Syaharuddin.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah poin strategis turut dibahas dan disepakati. Salah satunya adalah perluasan Program Yasinan dengan konsep safari pemantauan yang akan dilaksanakan serentak setiap malam Jumat di 11 kecamatan se-Kabupaten Sidrap.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kegiatan keagamaan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah bersama MUI juga mengevaluasi pelaksanaan program Ramadan tahun ini agar ke depan dapat berjalan lebih baik. Safari Ramadan tetap akan dipertahankan sebagai sarana pembinaan langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan warga.

Tak hanya itu, tradisi takbir keliling juga direncanakan akan dikemas lebih semarak pada tahun-tahun mendatang sebagai bentuk ekspresi kegembiraan spiritual masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.

Sementara untuk mengakomodasi antusiasme masyarakat dalam melaksanakan salat Id, khususnya di Kecamatan Maritengngae, pemerintah daerah akan memusatkan pelaksanaan salat Id di tiga lokasi utama, yakni Lapangan Ganggawa, Lapangan Hamelli, dan Lapangan Usman Isa.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan para ulama, program Sidrap Berkah diharapkan mampu memperkuat kehidupan religius masyarakat sekaligus menjadi fondasi penting dalam pembangunan daerah yang berkarakter dan bermoral.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x