Ketua Karang Taruna: Bupati Sidrap Dinobatkan Bapak Percepatan Ekonomi Indonesia

Redaksi
2 Okt 2026 00:36
DAERAH 0 6
2 menit membaca

SIDRAP — Ketua Karang Taruna Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Dr. Abdul Jabbar, S.I.P., M.Si., menyematkan gelar “Bapak Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Indonesia” kepada Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.

Penyematan gelar tersebut disampaikan pada peringatan HUT ke-66 Karang Taruna tingkat Kabupaten Sidrap yang digelar di Aula SAROMASE, Kompleks SKPD Sidrap.

Abdul Jabbar menegaskan, gelar tersebut bukan gelar formal pemerintahan, melainkan bentuk apresiasi Karang Taruna atas capaian pembangunan ekonomi Sidrap di bawah kepemimpinan Bupati Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah.

“Ini bukan sekadar seremonial. Ini penghormatan kami atas capaian dan orkestrasi pembangunan ekonomi yang terjadi di Sidrap,” ujar Abdul Jabbar.

Menurutnya, apresiasi tersebut memiliki sejumlah alasan kuat. Pertama, capaian ekonomi Sidrap mulai menjadi perhatian di forum-forum pembangunan tingkat nasional dan regional. Pertumbuhan ekonomi Sidrap sebesar 7,71 persen pada 2025 berdasarkan data BPS, tercatat sebagai yang tertinggi di Sulawesi Selatan.

“Capaian Sidrap bahkan menjadi bahan pembahasan di berbagai forum yang melibatkan pemerintah pusat. Kepala BPS RI, Ibu Amalia Adininggar Widyasanti, memberikan perhatian khusus terhadap ini,” katanya.

Perhatian serupa datang dari Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto yang dalam forum percepatan pertumbuhan ekonomi regional Sulawesi di Makassar menyebut Sidrap sebagai contoh daerah yang berhasil membangun ekosistem pertumbuhan melalui penguatan potensi lokal dan hilirisasi pangan.

Alasan kedua adalah kecepatan pencapaian target. Dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, target pertumbuhan ekonomi 7 persen direncanakan dicapai secara bertahap. Namun angka tersebut telah terlampaui menjadi 7,71 persen pada tahun pertama pemerintahan Syaharuddin Alrif – Nurkanaah.

“Ini bukan sekadar angka. Ini menunjukkan ada orkestrasi kebijakan, sinergitas, kolaborasi, dan partisipasi masyarakat yang berjalan simultan,” tegasnya.

Abdul Jabbar menekankan, capaian tersebut bukan hasil kerja pemerintah semata. Pemerintah berperan sebagai orkestrator, sementara pemain utamanya adalah masyarakat, mulai dari petani, peternak, pelaku UMKM, dunia usaha, akademisi, pemuda, hingga tokoh agama.

“Angka 7,71 persen bukan milik pemerintah saja. Ini hasil kerja kolektif masyarakat Sidrap. Pertumbuhan ini telah membuka lapangan kerja, memperkuat UMKM, dan membuka ruang bagi anak muda menjadi pelaku ekonomi,” jelasnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut tidak lepas dari implementasi 14 program prioritas Pemkab Sidrap yang menyentuh sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, peternakan, UMKM, hingga infrastruktur. Capaian ekonomi Sidrap sebelumnya juga mendapat penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulsel untuk kategori Laju Pertumbuhan PDRB.

“Kalau hari ini kami menyebut Bapak Bupati sebagai Bapak Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Indonesia, kami sedang mengapresiasi model kepemimpinan yang mampu mengorkestrasi potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi. Gelar ini pada akhirnya kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Sidrap,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x