Petani Talumae Panen 166 Karung Gabah di Tengah Kemarau Ekstrem, Datangi Rujab Bupati Sidrap

Redaksi
1 Okt 2026 06:03
DAERAH 0 8
3 menit membaca

SIDRAP — Kemarau ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sidrap tidak sepenuhnya memutus harapan petani untuk memanen hasil sawahnya.

Salah satunya dialami Bandung, petani asal Desa Talumae. Berkat upaya pemerintah mengatasi keterbatasan air, ia berhasil memanen padi dari lahan seluas kurang lebih 3 hektare dengan hasil mencapai 166 karung gabah.

Sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih, Bandung bersama istri, anak, dan keluarganya secara khusus mendatangi Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sidrap, Kamis malam (1/10/2026).

Tidak datang dengan tangan kosong, keluarga Bandung membawa dua karung gabah serta sejumlah makanan tradisional seperti palekko, sokko, dan burasa.

Hasil panen tersebut diberikan sebagai ungkapan terima kasih atas perhatian dan intervensi Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam memenuhi kebutuhan air bagi petani di tengah kondisi kemarau yang cukup ekstrem.

Bandung mengungkapkan, sebelumnya tanaman padi miliknya berada dalam kondisi terancam gagal panen. Namun, pemerintah melalui Dinas PSDA Pemkab Sidrap kemudian mencari solusi dengan mengoptimalkan sumber air dari Danau Sidenreng.

Atas petunjuk Bupati Sidrap H Syaharuddin Alrif, dilakukan penggalian saluran agar air dari Danau Sidenreng dapat dialirkan menuju area persawahan di wilayah Talumae.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Dari lahan sekitar 3 hektare, Bandung mampu memanen 166 karung gabah.

Jika dikonversikan, hasil panen tersebut mencapai nilai ratusan juta rupiah. Produksinya setara dengan rata-rata sekitar 7 ton gabah per hektare.

Bandung mengaku tidak menyangka sawahnya masih bisa menghasilkan panen maksimal setelah sebelumnya berada di ambang gagal panen.

“Saya tidak bayangkan pak. Kalau pak Bupati waktu itu tidak membuat terobosan ini (menggali saluran). Jika terlambat dua hari saja, saya tidak akan panen dan padi mati,” ujarnya.

Menurutnya, langkah pemerintah dalam memenuhi kebutuhan air petani saat itu merupakan keputusan yang tepat dan cepat sehingga tanaman padi dapat diselamatkan.

Ia pun sengaja membawa keluarganya ke Rujab Bupati Sidrap untuk menyampaikan langsung rasa terima kasihnya.

“Saya malam ini khusus datang bersama keluarga menemui pak Bupati. Ini tidak seberapa, tapi sebagai ungkapan terima kasih atas kepeduliannya. Beliau tidak peduli panas, siang bahkan malam, terus mencari solusi bagi kami,” katanya.

Kedatangan Bandung bersama keluarga turut didampingi Kepala Desa Talumae, Satri, dan ketua kelompok tani.

Pertemuan tersebut semakin menarik karena pada waktu yang sama Wakil Bupati Soppeng, Ir Selle K.S Dalle, juga tengah berkunjung ke Rujab Bupati Sidrap.

Ir Selle K.S Dalle pun turut mengomentari pertemuan tersebut. Menurutnya, keberhasilan petani memanen hasil pertanian di tengah kemarau menjadi gambaran mengenai besarnya intervensi pemerintah daerah dalam menjaga sektor pertanian.

“Yah, kita doakan pak Bupati Sidrap terus diberi kesehatan. Beliau bekerja maksimal mencari solusi bagi petani di tengah kemarau yang ekstrem. Beliau tidak mati langkah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sidrap H Syaharuddin Alrif mengatakan, kedatangan Bandung dan keluarganya menjadi kunjungan kedua dari petani yang datang ke Rujab Bupati setelah berhasil diselamatkan dari ancaman gagal panen akibat persoalan air.

Sebelumnya, petani dari Desa Tanete juga mengalami kondisi serupa. Pemerintah kemudian melakukan intervensi dengan mengoptimalkan sumber air sehingga tanaman padi mereka dapat diselamatkan dan dipanen secara maksimal.

Bagi Syaharuddin, menjaga produktivitas petani merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah.

“Semua upaya kita lakukan demi menjaga produktivitas petani Sidrap. Sebab, mereka hidup dari pertanian, dan itu menjadi perhatian kita. Tujuannya, agar petani kita berhasil, bisa memenuhi kebutuhan keluarga dan sejahtera,” tandasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x