Santri Bukan Hanya Mengaji! Ponpes Al Urwatul Wutsqaa Sidrap Juga Tanam Pohon

Redaksi
22 Okt 2026 04:06
3 menit membaca

SIDRAP – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Urwatul Wutsqaa Benteng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 dengan menggelar upacara, istighozah kebangsaan, dan penanaman pohon bersama alumni, Kamis (22/10/2026).

Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mendoakan keselamatan bangsa dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus memperkuat persatuan, kepedulian terhadap lingkungan, serta hubungan antara santri dan alumni.

Pimpinan Ponpes Al Urwatul Wutsqaa, AG. H. Suardi Latarebbi, Lc., M.Ag., dalam pesannya mengajak para santri untuk bangga menempuh pendidikan di pesantren dan bersungguh-sungguh dalam mempelajari ilmu agama.

“Banggalah menjadi seorang santri, karena kalian adalah orang-orang pilihan yang dipilih oleh Allah SWT untuk menerima kebaikan,” pesannya.

Ia juga mengutip hadis Rasulullah SAW, “Man yuridillahu bihi khairan yufaqqihhu fiddin,” yang berarti barang siapa dikehendaki Allah mendapatkan kebaikan, maka Allah akan memberikan pemahaman yang mendalam tentang agama kepadanya.

Menurutnya, kesempatan menuntut ilmu di pesantren merupakan anugerah yang patut disyukuri dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Para santri diharapkan terus meningkatkan kesungguhan dalam belajar, memperkuat keimanan, serta membangun karakter dan akhlak yang baik.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Ponpes Al Urwatul Wutsqaa, H. Faisal Pide, Lc., menekankan pentingnya semangat belajar dan perjuangan melawan kebodohan serta kemalasan.

Ia berharap para santri dapat tumbuh menjadi generasi penerus ulama yang berakhlak mulia dan mampu memberikan manfaat nyata bagi umat, masyarakat, dan bangsa.

Faisal juga mengingatkan kembali cita-cita Gurutta dalam menjadikan pesantren sebagai tempat pembinaan generasi muda yang memiliki akhlak baik serta mampu berkontribusi bagi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Dari kalangan alumni, Ikatan Alumni Pondok Pesantren Al Urwatul Wutsqaa (IKA PPUW) turut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, dan memelihara semangat menuntut ilmu.

Nama Al Urwatul Wutsqaa, yang bermakna tali yang kokoh, dinilai mengandung pesan tentang pentingnya kebersamaan dan ikatan persaudaraan yang kuat.

Para santri juga diingatkan agar tidak bermalas-malasan dalam belajar serta senantiasa menjaga nama baik almamater melalui ilmu, akhlak, dan perilaku yang baik di tengah masyarakat.

Rangkaian peringatan HSN 2026 tersebut dibuka oleh H. Abu Syakkar, Lc., yang mewakili Ketua IKA PPUW. Kehadiran alumni menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan santri sekaligus upaya mempererat hubungan antara alumni dan almamater.

Selain kegiatan keagamaan dan kebangsaan, kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan melalui penanaman pohon bersama alumni. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai tanggung jawab lingkungan kepada generasi muda.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, Ponpes Al Urwatul Wutsqaa Benteng berharap para santri semakin kokoh dalam ilmu dan akhlak, memiliki semangat kebangsaan, serta mampu mengambil peran dalam membangun masyarakat dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas.

Peringatan ini sekaligus menegaskan bahwa pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang pembentukan karakter, penguatan persatuan, dan penanaman kepedulian terhadap masa depan bangsa.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x
    x