
SIDRAP – Fenomena yang disebut Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, sebagai “marketing langit SAROMASE” kembali menunjukkan dampaknya. Untuk pertama kalinya, audisi ajang pencarian bakat dangdut terbesar di Indonesia, Dangdut Academy (DA8) dari Indosiar, akan digelar di Kabupaten Sidrap.
Keputusan ini sekaligus menggeser dominasi Kota Makassar yang selama ini dikenal sebagai pusat pelaksanaan audisi di Sulawesi Selatan. Kepastian tersebut terungkap setelah dua perwakilan Indosiar, Executive Producer Ade Ritanthi dan Head of Program & Communication Verno, melakukan kunjungan langsung dan bertemu dengan Bupati Sidrap di Rumah Jabatan pada Jumat malam (3/4/2026).
Kunjungan tersebut didampingi Liaison Officer H. Ilham Junaidi. Selain bersilaturahmi, pertemuan itu juga menjadi bagian dari pemantapan teknis lokasi pelaksanaan audisi Dangdut Academy 8 yang rencananya akan digelar dalam waktu dekat.
Menurut Ilham Junaidi, penunjukan Sidrap sebagai lokasi audisi bukan sekadar kebetulan, melainkan bentuk kepercayaan dari pihak penyelenggara.
“Ini bukan hanya survei lokasi, tapi bagian dari kepercayaan besar. Sidrap menjadi salah satu dari delapan daerah yang ditunjuk langsung oleh Indosiar untuk pelaksanaan audisi DA8,” jelasnya.
Di bawah kepemimpinan Syaharuddin Alrif, pembangunan daerah tidak hanya menitikberatkan pada kerja fisik, tetapi juga mengedepankan pendekatan spiritual yang ia sebut SAROMASE. Filosofi kepemimpinan ini memadukan kerja keras, kebersamaan, serta kekuatan doa dalam membangun daerah.
Dampaknya mulai terlihat. Sidrap yang selama ini dikenal sebagai daerah agraris kini perlahan menarik perhatian nasional, bahkan dalam industri hiburan.
“Ini bukan sekadar event. Ini bukti bahwa Sidrap mulai diperhitungkan. Ketika kita bekerja dengan niat baik dan doa, maka ‘marketing langit’ akan membuka jalan-jalan yang tidak terduga,” ungkap Syaharuddin.
Keputusan Indosiar menggelar audisi di Sidrap juga menandai pergeseran penting dalam peta kegiatan hiburan nasional di Sulawesi Selatan. Selama ini, Makassar hampir selalu menjadi titik utama pelaksanaan audisi.
Ketertarikan pihak televisi nasional terhadap Sidrap disebut tidak lepas dari pesatnya perkembangan daerah, mulai dari sektor pertanian, peternakan, hingga geliat pariwisata serta stabilitas sosial yang semakin kondusif.
Audisi Dangdut Academy 8 di Sidrap diharapkan menjadi panggung emas bagi talenta lokal, khususnya generasi muda yang memiliki bakat di bidang tarik suara dangdut untuk menembus level nasional.
Selain membuka peluang bagi para peserta, event ini juga diperkirakan membawa dampak ekonomi bagi masyarakat. Perputaran ekonomi lokal hingga promosi budaya daerah diyakini akan meningkat seiring dengan hadirnya kegiatan berskala nasional tersebut.
Pemerintah Kabupaten Sidrap pun menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan pelaksanaan audisi tersebut, dengan harapan akan lahir wakil daerah yang mampu bersaing di panggung nasional.
Dengan berbagai capaian dan kepercayaan yang terus berdatangan, Sidrap perlahan membangun identitas baru bukan hanya sebagai lumbung pangan, tetapi juga sebagai daerah yang mampu menembus panggung nasional melalui berbagai sektor.


Tidak ada komentar