
MAKASSAR – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif memaparkan berbagai capaian pembangunan dan program prioritas pemerintahannya dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-8 Ikatan Kekerabatan Masyarakat Sidenreng Rappang (IKM) bersama Ikatan Sarjana Asal Sidrap (ISA), Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan yang digelar di Hotel Unhas & Convention Center, Makassar, tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus konsolidasi warga Sidrap untuk memperkuat peran masyarakat perantauan dalam mendukung pembangunan daerah.
Mubes ke-8 IKM-ISA mengagendakan pemilihan pengurus periode 2026-2031, evaluasi program kerja, serta penyusunan arah organisasi ke depan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Yarham Yasmin, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, anggota DPRD Sidrap, para asisten, kepala perangkat daerah, kepala bagian sekretariat daerah, camat, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.
Mewakili Gubernur Sulsel, Yarham Yasmin menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar IKM dan ISA Sidrap yang selama ini menjadi wadah pemersatu masyarakat Sidrap di berbagai daerah.
Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut memiliki peran strategis dalam menghimpun gagasan, pengalaman, dan sumber daya masyarakat untuk ikut mendorong kemajuan Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Sidrap.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan masyarakat kepadanya.
Bupati Sidrap menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kepercayaan tersebut hingga akhir masa jabatan.
“Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama melaksanakan Musyawarah Besar ke-8 IKM Sidrap bersama Ikatan Sarjana Asal Sidrap. Saya diberikan amanah oleh masyarakat Sidrap kurang lebih 70 persen dan tentu saya akan jaga amanah tersebut sampai periode saya selesai,” ujar Syaharuddin.
Beliau kemudian memaparkan perkembangan 14 program unggulan pemerintah daerah. Salah satunya program BPJS gratis bagi masyarakat Sidrap yang disebut telah terealisasi 100 persen, serta program pupuk lancar yang mulai berjalan.
Di sektor pendidikan, Syaharuddin menyampaikan adanya peningkatan indeks pembangunan manusia. Sementara pada bidang infrastruktur, pemerintah daerah terus mempercepat perbaikan jalan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan.
“Jalan yang rusak sekitar 955 kilometer tahun lalu. Kita sudah perbaiki kurang lebih 30 kilometer tahun ini melalui komunikasi dengan pemerintah pusat, bantuan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, serta efisiensi APBD bersama DPRD,” jelasnya.
Ia menargetkan perbaikan jalan sepanjang 327 kilometer menjadi fokus pembangunan ke depan. Beberapa ruas yang telah dikerjakan di antaranya Sidrap-Soppeng, Tanrutedong-Dongi, Bulucenrana-Anabanua, Bina Baru-Kulo-Maddenge, Rijang Pannua-Mario, serta Laccirang-Dongi.
Selain infrastruktur, Bupati juga memaparkan capaian sektor ekonomi. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Sidrap mengalami peningkatan dari sekitar 4 persen pada 2024 menjadi 7,7 persen, sementara angka kemiskinan turun dari 5 persen menjadi 4 persen.
Menurutnya, peningkatan tersebut tidak lepas dari sektor pertanian. Produksi gabah yang sebelumnya sekitar 400 ribu ton meningkat menjadi 679 ribu ton pada 2025. Ke depan, pemerintah menargetkan produksi mencapai satu juta ton gabah dengan nilai ekonomi diperkirakan sekitar Rp7 triliun.
Syaharuddin juga menyampaikan sejumlah agenda besar yang akan digelar di Sidrap, salah satunya Porseni PGRI Sulsel pada 1-5 Juli 2026 yang diperkirakan menghadirkan sekitar 65 ribu peserta.
Ia turut mendorong peningkatan jumlah mahasiswa KKN Unhas yang ditempatkan di Sidrap dari sekitar 700 orang menjadi 2.200 orang guna memperkuat kontribusi akademisi terhadap pembangunan daerah.
“Intinya di Sidrap 2026 ini saya akan lebih gas lagi dengan kerja sama semuanya, bersama IKM, ISA, DPRD, yudikatif, dan pemerintah provinsi dalam rangka mencapai misi Sidrap maju dan sejahtera,” katanya.
Bupati juga menyampaikan penghargaan yang diterima Pemkab Sidrap sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan dan stunting terendah di Sulawesi. Penghargaan tersebut disertai hadiah Rp3 miliar yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur jalan.
Ia mengajak masyarakat Sidrap di perantauan untuk ikut mengambil peran dalam pembangunan daerah.
“Saya akan bekerja dengan tulus dan ikhlas untuk masyarakat Sidrap yang maju dan sejahtera. Yang di luar Sidrap, ayo kita pulang ke Sidrap, kita bangun sama-sama Sidrap,” ajaknya.
Sementara itu, Ketua IKM Sidrap Andi Alimuddin Unde mengatakan Mubes ke-8 menjadi momentum penting memperkuat solidaritas dan hubungan sosial antarwarga Sidrap.
Ia berharap IKM dan ISA terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah melalui berbagai gagasan dan inovasi pembangunan.
Ketua ISA Sidrap Mahmud La Kaiya juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang terbuka dan kolaboratif. Ia menyebut ISA dan IKM selama ini telah berkontribusi melalui berbagai kegiatan sosial, promosi budaya Sidrap, hingga pelatihan pemberdayaan masyarakat.
Ia berharap Mubes ke-8 mampu melahirkan kepengurusan yang semakin solid dan membawa organisasi IKM-ISA lebih maju serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Sidrap.


Tidak ada komentar