
KARUBAGA – Bupati Tolikara, Willem Wandik, selaku Ketua Panitia Rapat Badan Pelaksana Lengkap (BPL) Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Tahun 2026, memimpin rapat koordinasi panitia yang berlangsung di Kantor Bappeda Kabupaten Tolikara, Rabu (3/6/2026).
Rapat tersebut dihadiri jajaran panitia pelaksana, pimpinan perangkat daerah, serta berbagai unsur terkait guna membahas kesiapan dan langkah-langkah strategis dalam menyongsong pelaksanaan Rapat BPL GIDI Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Tolikara.
Dalam arahannya, Bupati Willem Wandik menegaskan pentingnya membangun sinergitas, kerja sama, koordinasi, dan komitmen seluruh panitia agar setiap tahapan persiapan dapat berjalan secara optimal, terarah, dan tepat waktu. Ia meminta seluruh bidang kepanitiaan segera menyusun rencana kerja yang jelas, mengidentifikasi kebutuhan prioritas, serta mempercepat berbagai langkah teknis yang diperlukan demi mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.
“Keberhasilan pelaksanaan Rapat BPL GIDI Tahun 2026 merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh unsur panitia harus bekerja secara terkoordinasi, saling mendukung, dan memastikan setiap tugas yang telah dibagi dapat dilaksanakan dengan baik,” ujar Willem Wandik dalam rapat tersebut.
Selain membahas agenda teknis kepanitiaan, rapat koordinasi juga menyoroti berbagai aspek pendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari kesiapan lokasi kegiatan, akomodasi peserta, transportasi, konsumsi, keamanan, pelayanan kesehatan, hingga dukungan sarana dan prasarana lainnya.
Menurut Bupati, seluruh kebutuhan tersebut harus dipersiapkan secara matang sejak dini agar pelaksanaan Rapat BPL GIDI dapat berlangsung lancar dan memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta yang akan hadir dari berbagai wilayah.
Lebih lanjut, Willem Wandik berharap pelaksanaan Rapat BPL GIDI Tahun 2026 tidak hanya menjadi agenda organisasi gereja semata, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan, persatuan, dan pembangunan iman umat di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Tolikara.
Ia juga mengajak seluruh elemen pemerintah, gereja, dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan kegiatan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menyambut tamu dan peserta yang akan datang ke Tolikara.
“Rapat BPL GIDI merupakan momentum penting yang harus kita sambut dengan semangat kebersamaan. Saya berharap seluruh komponen dapat bersinergi sehingga kegiatan ini berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.
Dengan semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama, Panitia Rapat BPL GIDI Tahun 2026 optimistis seluruh tahapan persiapan dapat dilaksanakan sesuai rencana. Melalui koordinasi yang terus diperkuat, pelaksanaan Rapat BPL GIDI diharapkan dapat berlangsung sukses serta menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Tolikara.


Tidak ada komentar