
MAKASSAR — Ketua Karang Taruna Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Dr. Abdul Jabbar, S.IP., M.Si., dipercaya menjadi moderator dalam Forum Diskusi Nasional bertajuk “Economic Outlook in War: Mitigasi Risiko, Optimalisasi Peluang” yang diselenggarakan oleh Bakastra BPD HIPMI Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026, bertempat di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar, dan menghadirkan sejumlah tokoh penting lintas sektor.
Dalam forum ini menghadirkan narasumber berpengaruh, diantaranya: Dr. Drs. H. Ashabul Kahfi, M.Ag (Anggota DPR RI Komisi IX), Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Dr. Hijir Ismail Ketua Tim Kerja BUMD Sulsel, Marsma TNI (P) Dr. Ir. H. Andi Sutojo, S.H., S.T., M.Si (Han), C.E.H., JPP (Sekretaris LP2M Universitas Pertahanan RI sekaligus Rektor Universitas PEPABRI), Prof. Marsuki D.E.A., Ph.D (Guru Besar FEB Unhas), Andi Rahmat Manggabarani (President Director IMB Property), dan Andi Amar Ma’ruf Sulaiman (Anggota DPR RI Komisi III sekaligus Ketua Umum BPD HIPMI Sulsel) sebagai Keynote Speaker.
Forum ini menjadi sangat strategis karena mengangkat isu global yang aktual, yakni dampak konflik dan perang antarnegara terhadap kondisi ekonomi, serta bagaimana strategi mitigasi risiko dan optimalisasi peluang di tengah ketidakpastian tersebut.
Sebagai moderator, Abdul Jabbar yang juga Ketua Bidang II Bakastra BPD HIPMI Sulsel berhasil memandu jalannya diskusi secara dinamis, tajam, dan solutif. Perannya menjadi kunci dalam menjembatani berbagai perspektif dari narasumber yang berasal dari latar belakang pemerintahan, akademisi, militer, dan dunia usaha.
Dalam pernyataannya, Abdul Jabbar menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar diskusi biasa, melainkan ruang strategis untuk melahirkan gagasan dan solusi.
“Kita tidak bisa menghindari dampak dari situasi global hari ini. Tetapi kita bisa memilih untuk lebih siap, lebih adaptif, dan lebih cerdas dalam membaca peluang,” ujarnya.
Keterlibatan Abdul Jabbar dalam forum nasional ini juga menjadi bukti bahwa pemuda daerah mampu tampil dan berkontribusi dalam diskursus nasional. Selain sebagai akademisi, ia juga dikenal aktif dalam gerakan kepemudaan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Sidrap.
Forum ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dalam merumuskan langkah strategis menghadapi tantangan ekonomi global, sekaligus memperkuat peran pengusaha muda sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan nasional.


Tidak ada komentar